InspirasI

Sabtu, 13 Desember 2014


AKU MEMILIH SETIA

intro
Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku ‘tlah dimiliki
Reff:
Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya
Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak kan mungkin untuk membagi cinta tulusku
Dan aku memilih setia
Back to Reff
Melodi
Seribu kali logikaku untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku kan memilih kan memilihmu
Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu wooo
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya


Sebuah Inspirasi dari lagunya Fatin untuk menjalani hidup ini dengan baik….

Kamis, 11 Desember 2014


                    5 MANFAAT BERFIKIR POSITIF 

Banyak orang yang mangkel, kesel, sebel, geregetan dan lain sebagainya bila melihat orang yang kerjaannya hampir tiap hari marah-marah, tiada hari tanpa marah, siapa saja kena marahnya, kadang tak ada angin tak ada hujan langsung saja nyerocos marah-marah, persis petasan yang di sulut ketika orang Betawi mengadakan pengantin sunat atau menyambut orang yang baru saja pulang menunaikan ibadah haji, aneh memang, apa hubungannya ibadah haji dengan membakar petasan?
Padahal dua kegiatan tersebut bertolak belakang, ibadah haji adalah kegiatan ibadah yang mengajarkan pola hidup sederhana dengan hanya memakai dua lembar kain ihrom yang tak berjahit, sedangkan membakar petasan adalah perbuatan pemborosan dan jelas-jelas “membakar uang”, tak ada manfaatnya bahkan lebih banyak  keburukannya, karena bisa menyebabkan kebakaran dan luka-luka bagi yang terkena petasan tersebut. Jadi memang aneh kalau orang pulang menunaikan ibadah haji di sambut dengan membakar petasan. Tak ada ajaran agama, tak ada syariatnya membakar petasan ketika menyambut orang yang baru selesai menunaikan ibadah haji.
Baik, mari kita tinggalkan acara bakar petasan dan orang yang menunaikan ibadah haji, kita kembali kepada orang yang hobinya marah-marah, tiap hari marah-marah, sebentar-sebentar marah dan marahnya tidak sebentar! Aneh memang marah kok dijadikan hobi, jadi kalau ada orang seperti itu disekitar Anda mari kita hadapi dengan berpikir positif saja, tak perlu ikut terbawa marah dan sampai ikut marah-marah, apa lagi kalau marahnya tak ada ujung pangkalnya, ini jelas sesuatu yang menggelikan.
Anda bisa lihat saja di lingkungan sekitar Anda, betapa ada orang yang semacam itu, jadi terkadang orang seprti membuat orang lain menjadi serbasa salah dibuatnya, begini salah, begitu salah, yang benar dia sendirian. Begitu juga di ruang ini, ada orang yang hobinya menjelek-jelekan orang lain, menghina tulisan orang lain, dan kalau berdebat dan terpojok, maka sumpah serapah pun keluar dari komentarnya, dan isi kebun binatang keluar dari komennya. Nah kalau dalam dunia nyata, orang seprti akan terlihat matanya melotot, urat-uratnya menegang, mulutnya terbuka labar-lebar dan tangannya menunjuk-nunjuk orang-orang yang dimarahinya.
Lalu bagaimana solusinya? Hadapi saja dengan berpikir positif atau hadapi dengan cara menonton orang marah, loh ada-ada saja, orang marah kok ditonton? Iya benar, orang yang lagi marah-marah sebenarnya sebuah tontonan yang mengasikan, Anda bisa tersenyum melihatnya atau menonton orang yang sedang marah-marah, terutama orang yang marah-marah tanpa sebab, jikapun ada sebabnya juga tak kalah menariknya, mengapa? Karena biasanya kalau orang yang sedang marah, siapapun orangnya, akan kehilangan kontrol dirinya.
Makanya orang kuat sebenarnya bukan jago gulat atau pengangkat barbel sampai tiga kwintal! Bukan…. bukan, orang kuat yang sebenarnya adalah orang yang mampu menjaga diri dari amarah dan dengan kesadaran tinggi mampu menahan amarahnya, yang harusnya dia marah, tapi tetap dapat tersenyum di tengah-tengah orang yang membuat seharusnya dia marah, tapi tidak dilakukannya bahkan segera memaafkan orang yang membuatnya marah.
Jadi solusi menghadapi orang marah adalah dengan berpikir positif dan manfaat berpikir postif banyak sekali, diantaranya sebagai berikut:
Pertama, berpikir positif dapat menenangkan jiwa.
Coba Anda bayangkan ketika dimarahi orang dan orang tersebut sudah berkata sangat kasar, tapi Anda masih bisa tersenyum menghadapinya, bukankah ini sesautu yang ajaib, sesuatu yang dapat menenangkan jiwa, karena hati tetap tenang dalam menghadapi marah orang lain. Makanya dalam persilatan sering ditemukan, musuh yang menyerang membabibuta dapat dikalahkan dengan satu dua jurus saja, mengapa? Karena yang menyerang terbakar penuh emosi, yang mengalahkan menghadapinya dengan tenang dan tersenyum, sehingga mudah mengontrol emosinya dengan demikian mudah mengatur jurus mana yang digunakan,sedangkan yang menyerang membabi buta asal menyarang, ya tentu saja dapat dikalahkan dengan segera.
Kedua. dengan berpikir positif seseorang mudah mendapat energi yang menyenangkan, energi yang menyenangkan tadi muncul dari kedalaman jiwa yang kemudian terpancar keluar lewat wajahnya dan itu terlihat di mukanya yang terus menerus berseri-seri, adem dan seperti orang yang tanpa punya dosa sedikitpun,wajahnya memancarkan cahaya yang menenangkan, cahaya yang tak membosankan orang yang melihat, padahal kalau dia wanita, dia tidak cantik dan kalau dia lelaki dia tidak ganteng, biasa saja, namun nuansa wajahnya terpencar penuh kedamaian, karena yang ada dipikirannya adalah yang baik-baik saja, yang positif-positif saja, apapun dihadapinya dengan penuh senyum dan begitu ikhlas.
Ketiga, orang selalu berpikir positif, dikasih racun, dia jadikan obat! Dimarahi orang, dia ambil manfaatnya, dijauhi orang, dia gunakan untuk intropeksi diri, dihujat orang dia jadikan senjata untuk bercermin diri. Coba lihat itu, semua yang yang buruk diolahnya menjadi sesuatu yang baik. Orang yang berpikir positif selalu melihat kebaikan dalam segala yang terjadi, baik karena alam atau karena ulah manusia.
Ketika hujan lebat, alhamdulillah hujan tadi dapat menyuburkan tanaman, katika panas yang menyengat , wah bagus dapat mengeringkan pakaian yang sedang dijemur. Katika angin kencang terjadi, bermanfaat buat penyerbukan tumbuh-tumbuhan. Ketika menghadapi kemacetan di jalan, wah asyik buat mendengarkan musik atau sambil berdzikir mengingat kebesaranNya.  Salju lebat yang turun, alhamdulillah bisa dijadikan bola salju dan olahraga di musim dingin dan membersihkan udara, begitu seterusnya.
Keempat, dengan berpikir positif otak di kepalapun ikut nyaman, adem, tidak panas mendidih! Orang yang menghadapi hidup dengan berpikir positif selalu bahagia, walaupun dia bukan orang kaya atau yang berlimpah harta benda. Hidupnya yang sederhana tidak menyebabkan dia rendah diri, saat hidupnya kaya pun tidak menyebabkan dia tinggi hati atau sombong, dia tetap rendah hati, karena dia punya keyakinan, harta benda itu hanya sebuah titipanNya, yang suatu saat akan diambil kembali olehNya.
Kelima, orang yang berpikir positif akan semakin memperbanyak teman dan tak pernah punya musuh! Orang yang berpikir positif tak sempat untuk marah pada orang lain, dia tak punya waktu untu menghina, menjelek-jelekan orang lain, apa lagi sampai menjadi “kompor” buat membakar orang lain! Orang yang berpikir positif yang ada di otaknya adalah kebaikan demi kebaikan, yang ada di hatinya hanya ada keikhlasan demi keikhlasan dan pada tingkah lakunya sehar-hari yang ada hanya kesabaran demi kesabaran.
Betapa menyenangkan bukan? Berpikir positif adalah sebuah proses kehidupan yang perlu pembiasaan dan bisa dibentuk dalam jangkan pendek, menengah atau jangka panjang, tergantung pada kepribadian orang perorang, karena memang tidak semua orang mudah berpikir positif, hal tersebut karena tergantung pada lingkungan disekitarnya, masyarakat dan keluarganya.  POSITIF Friends….


Rabu, 10 Desember 2014

BINTANG KECIL


“Bintang kecil dilangit yang biru. Amat banyak menghias angkasa. Aku ingin terbang dan menari. Jauh tinggi ke tempat kau berada””
Lagu bintang kecil ini sangat kita kenal, karena saat kita kecil lagu ini sering kita nyanyikan atau kita dengarkan dari orang tua atau keluarga atau teman-teman atau guru-guru kita. Terlepas ada yang sala atau tidak dari teks lagu ini yang dipertentangkan di banyak milist terutama soal langit yang biru, namun coba kita renungkan, dibalik kata-kata yang sederhana itu ada pesan yang cukup menggelitik dan menarik untuk kembali dibahas.
Ada empat kalimat dari lagu ini, dua kalimat pertama adalah obyek. Bintang kecil perwujudan dari sebuah obyek menarik karena kelap-kelipnya bisa menciptakan laksaan puisi, kata mutiara bahkan karya sastra yang lain. Para pecinta keindahan tidak akan mengabaikan kerlap-kerlip sang bintang. Dan itu diperkuat oleh kalimat kedua yang mempunyai dua entitas, amat banyak berarti bintang yang sangat banyak mengesankan kekuatan keindahan yang berkumpul, dan angkasa menyatakan tempat yang amat jauh untuk direngkuh. Jadi keindahan yang amat jauh ini menjadi obyek yang sangat menarik, dan seringkali menjadi tantangan buat merengkuhnya. Jadi boleh diartikan sebagai obyek cita-cita yang indah dan tinggi nilainya.
Sedangkan dua kalimat terakhir menyatakan keinginan untuk meraih cita-cita yang tinggi. Sebuah perwujudan keinginan luhur untuk meraih cita-cita. Aku ingin terbang dan menari, sebuah kalimat indah karena untuk bisa mencapai cita-cita kita harus terbang. Itu tidak mudah karena kita tidak punya sayap, maka diciptakan dulu sayap-sayap itu dari berbagai langkah baik itu melalui pendidikan, melalui latihan-latihan sampai kerja keras. Berjuta langkah harus kita lalui dengan susah, perjuangan, tetes keringat dan kadang-kadang penderiataan, setelah itu kita baru bisa menari di tempat yang tinggi dimana cita-cita itu diletakkan.
Sungguh indah lagu bintang kecil yang selama ini kita nyanyikan dan pernahkah kita bertanya siapa yang menciptakan lagu ini, termasuk aku juga. Sebuah kehormatan bagi sang penulis lirik lagu ini. Karena setidaknya dia telah memberikan semangat yang besar dalam setiap kata-katanya. Jadi kubiarkan saja anakku yang kecil menyanyikan lagu ini setiap hari, bahkan di saat ibunya bilang bosen lagu itu terus, aku berkata biarkan, lagu itu akan membuat dia memiliki cita-cita dan semangat untuk mewujudkannya. Dibalik lagu Bintang kecil ternyata ada harapan mempunyai semangat besar meraih sebuah cita-cita.

Sabtu, 29 November 2014

Masihkah anda punya Jiwa Penyabar….?

     Kunci Kesuksesan itu Sabar dan Ternyata Kunci Kebahagiaan Juga Sabar
Kesabaran dalam terminologi masyarakat kita banyak di salahartikan. Masyarakat kita banyak mengartikan sabar sebagai diam, tidak membalas, menerima ataupun pasrah. Pengertian ini sangat berlainan dengan arti dalam bahasa arab. Sabar dalam bahasa arab diartikan tetap berusaha, tetap berjuang dan tetap berharap.
Sabar adalah kombinasi yang harmonis antara rasa syukur, optimisme dan persistensi. Rasa syukur dapat mengkonversi kondisi terburuk menjadimempunyai hikmah dan kebaikan. Optimisme adalah kemampuan kita untuk menciptakan harapan. Dan persistensi adalah kesadaran diri untuk tetap bergerak, berusaha dan berjuang.
Jikalau ini yang disebut kesabaran, maka dengan kesabaran kita bisa meraih kesuksesan. Mari kita rubah peta arti kesabaran di benak kita, boleh jadi anda sedang menghadapi tantangan besar, bersabar, bersyukur, be optimistic and keep moving forward.
Sabar Dalam kehidupan dalam pandangan Islam
Sabar termasuk ibadah batiniyah yang tinggi nilainya di hadapan Alloh SWT. Banyak firman Alloh SWT tentang sabar di dalam Al-Qur’an diantaranya dalam surat Az Zumar ayat 10 yang artinya kurang lebih :
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az Zumar 153)
Dan dalam surat Al Baqoroh ayat 153 yang artinya kurang lebih :
“Hai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan(kepada Alloh) dengan bersabar dan menjalankan sholat, sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang bersabar” (Al Baqoroh 153)”
Sebaliknya orang-orang yang tidak bersabar, menggerutu, gegabah, terburu-buru dan sebagainya berat sekali akibat yang akan dideritanya. Malah diancam oleh alloh SWT seperti yang disebutkan dalam sebuah hadist Qudsi yang artinya:
“Aku Alloh, tiada Tuhan melainkan Aku, barang siapa tidak bersyukur atas nikmat-nikmat pemberianKu, tidak bersabar atas ujuan dan cobaanKu dan tidak ridlo atas terhadap kepastian Qodlo’-Ku, maka carilah Tuhan selain Aku.”
Demikian beratnya kecaman Alloh SWT terhadap orang-orang yang tidak mau bersabar. Sabar itu pengertian dan prakteknya luas sekali. Rosululloh SAW bersabada :
Sabar itu ada 3 macam, Sabar ketika ditimpa musibah, sabar di dalam taat dan sabar untuk tidak berbuat maksiat (Al Hadist)
Ø Sabar Ketika ditimpa musibah
Sabar, tabah, tahan uji ketika menghadapi berbagai ujian hidup. Diuji soal ekonomi, soal pekerjaan dan lain sebagainya. Rosululloh SAW bersabda :
Sabar satu saat ketika ditimpa musibah itu lebib baik dari pada ibadah setaun (Durrotun Naashihiin 187)
Ø Sabar di dalam taat
Kuat, tekun, rajin, taat dan bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Alloh SWT. Tidak menoleh ke kanan dan kiri, tidak terpengaruh untuk terus mengabdikan diri kepada Alloh meskipun banyak gangguan dan rintangan.
Ø Sabar untuk tidak berbuat maksiat
Kuat menahan diri dari berbuat maksiat. Betapapun pengaruh dan rayuan maksiat, tetap tidak terpengaruh sedikitpun. Tetap menjauhkan diri dan menahan diri atau menghindarkan diri dari berbuat maksiat. Sekalipun ada tekanan-tekanan atau bahkan ancaman sekalipun yang ditujukan, tetap tidak gentar, tidak takut, dan menahan diri dari berbuat maksiat.
Didalam prakteknya sabar harus bersamaan dengan tawakal (pasrah), menyerah lahir dan batin kepada Alloh SWT. Tawwakal adalah ibadah batiniyah yang diperintahkan oleh Alloh SWT. Alloh SWT berfirman dalan surat At Tholaq:
“Dan barang siapa bertawakal kepada Alloh maka Allohlah yang mencukupkan segala keperluannya.(At Tholaq 3)”
Definisi tawakal menurut Imam Ghozali dalam kitab Ihya’ulumuddin , Tawakal yaitu ibarat bersandarnya hati terhadap wakil satu-satunya. Orang yang tidak bertawakal pasti mengandalkan atau bergantung kepada selain Alloh. Mengandalkan kepandaiannya, mengandalkan semangatnya, mengandalkan jasa-jasanya, mengandalkan usahanya, mengandalkan ibadahnya, taatnya, dan sabarnya. Tidak bergantung sama sekali kepada Alloh SWT. 
Disamping sabar dan tawakal ada lagi kewajiban yang harus diisi yaitu ikhtiar. Ikhtiar atau usaha mencari keadaan atau kondisi yang lebih baik.ikhtiar adalah sebuah ibadah atau kewajiban lahiriyah yang harus dilakukan untuk mencapai suatu kondisi yang diinginkan. Dalam ikhtiar harus semata-mata diniatkan karena mencari Ridlo Alloh SAW dan dalam koridor hukum syariat yang dituntunkan oleh Rosululloh SAW.
Jadi sabar, tawwakal dan ikhtiar harus dilakukan bersama-sama menjadi satu. Hanya sabar dan tawwakkal saja akan menjadi salah guna karena akan cenderung menjadi orang yang malas. Begitu pula sebaliknya hanya iktiar tanpa tawakkal dan sabar akan cenderung mendekati kemaksiatan dan kesesatan. Semoga Alloh SWT selalu memberikan petunjuknya kepada kita semua. Amin



Selasa, 25 November 2014


PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN


Di hari Guru ini sebaiknya kita mengenal beberapa peranannya.

Peran guru sebagai pendidik (nurturer)
Peran ini merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas memberi bantuan dan dorongan (supporter), tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani, bebas dari orang tua, dan orang dewasa yang lain, moralitas tanggungjawab kemasyarakatan, pengetahuan dan keterampilan dasar, persiapan.untuk perkawinan dan hidup berkeluarga, pemilihan jabatan, dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual. Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemeliharaan anak. Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas anak-anak agar tingkat laku anak tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada.

 Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak.
Setiap anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model baginya. Oleh karena itu tingkah laku pendidik baik guru, orang tua atau tokoh-tokoh masyarakat harus sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, bangsa dan negara. Karena nilai nilai dasar negara dan bangsa Indonesia adalah Pancasila, maka tingkah laku pendidik harus selalu diresapi oleh nilai-nilai Pancasila.

Peranan guru sebagai pengajar dan pembimbing dalam pengalaman belajar.
Setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lain di luar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan spiritual dan memilih pekerjaan di masyarakat, hasil belajar yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial tingkah laku sosial anak. Kurikulum harus berisi hal-hal tersebut di atas sehingga anak memiliki pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai hidup yang dianut oleh bangsa dan negaranya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat dan pengetahuan untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.
 Peran guru sebagai pelajar (leamer). 
Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahuan dan keterampilan yang dirnilikinya tidak ketinggalan jaman. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan.

 Peran guru sebagai setiawan dalam lembaga pendidikan.
Seorang guru diharapkan dapat membantu kawannya yang memerlukan bantuan dalam mengembangkan kemampuannya. Bantuan dapat secara langsung melalui pertemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental.

 Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat.
Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang dikuasainya.

 Guru sebagai administrator.
Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.



Rabu, 19 November 2014


Bersyukur Menuju Bahagia


Waktu tak akan pernah berhenti untuk berputar,dan manusia tak bisa menghentikannya.Dan saat yang bersamaan hidup pun berjalan dengan cepat pula,ada banyak cerita dalam hidup yang telah dilalui.Entah itu cerita suka,duka,atau bahkan kesedihan.Orang bijak banyak mengatakan "KEBAHAGIAAN TU ADA PADA ORANG SELALU BERSYUKUR".Dan kalimat itu memang benar adanya,saat mengucap rasa syukur ,ada rasa yang melegakan hati dan perasaan.
         Dalam syukur akan didapat rasa puas atas apa yang dimilki,dan juga akan mendekatkan pada tingkat kerohanian yang semakin melekat pada diri.Selama hal itu (bersyukur) terus dicoba untuk dilakukan,waktu untuk mengeluh dan menyalahkan takdir akan hilang dengan sendirinya.Selalu ada hikmah di setiap kejadian yang dilalui dalam hidup.Yang sejatinya bisa diambil sebagai pembelajaran hidup,menjadikan hidup lebih mempunyai warna dan arti untuk diri sendiri,keluarga bahkan mungkin juga untuk orang lain.
         Setiap orang pasti memiliki keinginan yang sama untuk mendapatkan kebahagiaan.Entah itu kebahagiaan yang bersifat duniawi ataupun kebahagiaan yang hakiki di akhirat kelak.Setiap orang pun pasti punya cara-cara tersendiri untuk mencapai kebahagian tersebut.Ada orang yang bisa cepat mendapatkan,tapi tidak sedikit pula orang yang gagal dalam perjalanan untuk mewujudkan kebahagiaan.
         Seperti yang saya sering alami,banyak hal yang membuat apa yang saya inginkan(kebahagiaan),belum dapat diraih sepenuhnya.Hal yang sederhana itu seperti saya belum bisa memberikan bakti yang besar untuk orang tua.Kegagalan untuk menjadi seorang anak yang memberikan kebanggaan pada mereka terkadang membuat saya ada pada titik kecewa pada diri sendiri.Tapi pada titik itu pun saya berfikir suatu saat nanti akan tiba waktunya,saya akan menjadi kebanggaan bagi mereka.Saya pun mencoba untuk mensyukuri keadaan sekarang,toh hikmah-hikmah yang tak pernah terpikir pasti akan menuntun diri ini untuk menjadi seseorang yang lebih baik.
           Mengutip pepatah "SEMUT DI SEBERANG LAUTAN JELAS KELIHATAN,TAPI GAJAH DI PELUPUK MATA TAK KELIHATAN " . jelas benar analoginya seperti rasa syukur dan kebahagiaan.Ibaratkan semut itu kebahagiaan yang dimiliki orang lain.Terkadang kita melihat dengan fokus kebahagiaan yang dimiliki orang lain dan terus memperhatikan apa yang dimiliki orang lain.Sehingga kita pun melupakan rasa syukur atas apa yang dimiliki kita sendiri.Sedangkan gajah itu ibarat kebahagiaan yang dimiliki oleh kita sendiri ,karena terlalu fokus untuk melihat kebahagiaan orang lain kita sering lupa kebahagiaan besar yang dimiliki oleh diri sendiri.Kebahagiaan itu adanya disini *nunjuk hati*,karena dengan kelapangan hati untuk selalu bersyukur adalah kunci utama untuk mendapatkan kebahagiaan itu sendiri.
             Tanamkan pada diri mulai saat ini untuk selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah swt. Dalam setiap nafas berusaha untuk bersyukur atas karunia yang luar biasa yang telah diberikan oleh-NYA.

Kamis, 06 November 2014


BERSYUKUR....

Semangat di  pagi hari, kita kembali menikmati terbitnya mentari mampu menghangatkan badan yang telah terterpa angin malam semalam. Kita kembali menikmati suasana terang bersinari mentari yang mampu menyegarkan pikiran, jiwa dan memberikan spirit motivasi. Pagi ini kembali kita akan selalu menikmati hidangan kehidupan yang disuguhkan bermacam-macam rangkaian cerita, kisah hingga siang dan malam. Bergegas untuk menncapai suatu keinginan, pengabdian dan bertanggung jawab menjadi suatu keunggulan, kebanggaan, dan pencapaian sejati untuk orang-orang yang kita kasihi.
Kehidupan terkadang memang penuh dengan ketidakpastian,tapi justru di sanalah kita di ajari bersyukur, kehidupan kadangkala membenturkan kita dengan kekecewaan, tetapi justru kita sedang di ajari tentang kesabaran.Tetapi tatkala kita sudah menetapkan arah tujuan hidup kita, pandang-pandanglah terus ke-depan, teruslah menatap ke masa depan, hingga kita akan memiliki optimisme, kita akan memiliki semangat untuk terus berjuang, kita senantiasa memiliki energi untuk terus melangkah.
Bersyukur mendorong kita untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan kehidupan kita selain sikap bersyukur. Semakin kita bersyukur, semakin banyak hal-hal yang kita terima. Sebaliknya, semakin banyak kita mengingkari, semakin banyak beban yang kita tanggung. Kebanyakan orang terpaku akan kegagalan lalu mengingkari, dibandingkan dengan orang yg melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya.
Saat ini ada guru terhebat yang masih mengajari kita. Ia adalah “ kehidupan ”. Kehidupan adalah guru terbaik. Tapi pelajarannya sering terasa keras, tajam, dan terkadang kejam. Di sana ada kekecewaan, kesedihan, kebingungan, kesendirian dan frustrasi dalam setiap pengajarannya.Ia membantu menyingkapkan karakter sejati kita, dan dengan cara itu mendorong kita membangun karakter yang lebih kuat dan pada akhirnya kita dapat bersyukur atas semua pelajaran untuk mencapai sebuah anugerah hidup dan banyak yang kita tanam sebagai pohon ( pelajaran ) akan berbuah rimbun dan manis pada saatnya.
Pagi ini dan pagi-pagi berikutnya semoga saja menjadi yang terbaik. Cintailah pagi dan bersyukurlah untuk menjadi rangkuman-rangkuman kisah kita semua.

Tuhan.
Rahmatilah hari ini….
Telah Kau berikan kekuatan untuk suatu pelajaran untuk berbagai masalah yang manusia hadapi di hari ini…
sungguh, kita akan selalu belajar dari setiap masalah yang engkau berikan kepada kita semua…
Tuhan pasti tahu apa yang kita cita-citakan “Berharap”, paling tidak menjadikan kita tetap bersabar dan tetap mampu belajar tegar dari sebuah proses pembelajaran Hidup yang kita jalani untuk mencapai Anugerah tertinggi untuk tetap jangan menyerah…
Tetap dengan senyum semangat*